Manfaat dan Cara Membuat Minyak Sereh Dirumah

Cara Membuat Minyak Sereh – Serai wangi tidak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga mengandung minyak atsiri yang sangat bermanfaat. Anda ingin mencoba mengekstrak minyak alami ini? Pelajari cara membuat minyak sereh dalam artikel berikutnya!

Tanaman serai umum di Indonesia dan biasa di gunakan sebagai bahan masakan. Kandungan minyak atsiri di dalamnya membuat aroma dan cita rasanya luar biasa. Kandungan minyak atsiri ini memungkinkan ekstraksi serai menjadi minyak herbal yang memiliki banyak manfaat.

Anda ingin membuat minyak sereh sendiri? Pelajari bagaimana membuat minyak sereh yang tepat sekarang juga!

Manfaat Minyak Sereh

Minuman serai mengandung antimikroba yang membantu mengobati infeksi mulut dan gigi berlubang. Minyak esensial sereh memiliki kemampuan melawan mikroba, menurut penelitian Journal National Institutes of Health. Studi tersebut menemukan bahwa kandungan antimikroba dapat melawan Streptococcus mutans, bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi berlubang. Serai dapat di gunakan untuk mengobati luka dan infeksi. Kandungan antimikroba ini membantu mencegah infeksi kulit, darah, usus, dan paru-paru.

Mengobati penyakit kulit: Sereh efektif untuk mencegah penyakit kulit karena memiliki sifat antijamur. Minyak serai, menurut healthline.com, mencegah penularan jamur di area kulit. Studi menunjukkan bahwa larutan minyak serai 2,5 persen efektif melawan jamur. Sifat antijamur ini menghalangi jenis jamur yang menyebabkan selangkangan gatal dan kurap.

Kaya Antioksidan: Antioksidan memiliki kemampuan untuk memerangi radikal bebas yang dapat merusak sel. Sebuah studi menunjukkan bahwa serai mengandung antioksidan, menurut Journal of Agriculture and Food Chemistry. Isoorientin, swertia japonica, dan asam klorogenat adalah antioksidan serai. Kandungan ini dapat membantu menjaga agar sel-sel dalam pembuluh darah jantung tidak bekerja dengan cara yang tidak normal. Studi tahun 2015 menemukan bahwa serai dapat di gunakan sebagai obat kumur yang mengandung antioksidan. Antioksidan ini dapat di gunakan untuk mengobati radang gusi.

Cara Membuat Minyak Sereh

Membuat minyak sereh juga cukup mudah. Pada dasarnya, prosesnya adalah destilasi atau penyulingan. Anda masih dapat membuat minyak sereh di rumah dengan aman dan mudah.

1. Bahan baku dari daun serai

Proses penyulingan minyak serai bergantung pada kualitas daun, yang harus di ambil saat tanaman serai wangi berusia 6-9 bulan.

Jumlah produksi minyak serai juga dapat di pengaruhi oleh teknik pemotongan daun. Potong daun sekitar 5 cm di atas tepi pelepah, memilih helaian daun yang belum mati atau kering dari daun paling bawah.

Produksi minyak akan menurun pada masa panen keempat karena umur rumpun sangat memengaruhi produksi daun.

2. Preparasi bahan

Proses penyulingan akan jauh lebih baik jika di lakukan saat daun masih segar. Namun, jika Anda menghasilkan minyak serai dalam jumlah yang besar, hal ini tidak mungkin.

Daun yang telah di panen dapat di keringkan selama tiga hingga empat jam atau dikeringkan di tempat teduh selama tiga hingga empat hari agar kadar sitronelal dan geraniolnya tidak turun sekaligus mencegah pembusukan.

3. Membuat minyak serai menggunakan penyulingan

Untuk membuat minyak serai yang ideal, penyulingan di mulai dengan memasukkan air ke dalam alat suling dalam jumlah yang diperlukan. Setelah daun di masukkan ke dalam ketel suling, air diperlukan untuk mempercepat proses kondensasi. Ketel penyulingan harus di isolasi untuk menghindari kehilangan panas dan pembuangan uap atsiri.

Minyak atsiri perlahan akan muncul di tabung pemisah setelah seluruh pemasangan alat sesuai dan proses penyulingan di mulai. Lamanya proses penyulingan bervariasi tergantung pada jumlah bahan baku yang di masukkan dalam satu proses.

Biasanya, ketel penyulingan dengan kapasitas 1 ton daun membutuhkan waktu lima jam dengan kecepatan penyulingan 120 kg uap per jam, dan kadar minyak yang dihasilkan berkisar antara 0,7 dan 0,9 persen.

Baca Juga :

***